Kicau kacau

Pergilah dengan tenang diantara kebisingan dan ketergesa-gesaan. Ingatlah ketentraman yang ada dalam kesunyian. Selalu ungkapkan kejujuran dengan tenang dan lantang. Berbuat baiklah pada semua orang, dengarkan mereka, bahkan yang paling pandir sekalipun, karena tak urung mereka mempunyai sudut pandang yang bisa membukakan mata kita untuk dapat lebih menikmati dunia.

Hindari orang yang agresif dan banyak bicara, karena sesungguhnya mereka hanya berusaha menutupi kelemahannya dengan ocehan belaka. Jangan pernah membandingkan diri sendiri dengan siapapun, karena selalu ada orang yang lebih hebat atau lebih payah di luar sana. Nikmati uniknya menjadi diri sendiri. Syukuri apa yang sudah diraih, dan berpeganglah pada rencana yang telah atau sedang dijalankan tanpa melupakan Tuhan.

Tetaplah menaruh gairah pada setiap aktivitas, betapapun membosankannya karena harus melakukan rutinitas yang sama setiap harinya.  Dunia ini penuh dengan tipu daya. Tapi jangan biarkan hal ini membutakan kita pada ketulusan yang ada.

Banyak orang yang mencoba untuk meraih idealisme tinggi, tapi satu yang tak boleh terlupakan, jangan berpura-pura dengan cinta, dan jangan pula sinis terhadapnya. Karena sesungguhnya setiap manusia itu haus akan kasih sayang dan perhatian. Karena sesungguhnya kasih sayang seabadi rumput di sabana dihadapan semua kegersangan dan kekeringan yang melanda.

Ingat semua kebajikan tahun-tahun yang sudah dilalui. Pupuk kekuatan semangat untuk melindungi dalam musibah mendadak. Kejarlah semua mimpi, tapi jangan pernah mengganggu diri dengan khayalan. Banyak rasa takut yang dilahirkan dari kelelahan dan kesepian. Karena itu berimanlah pada Tuhan, apapun keyakinan kita, rutinitas kita, cita-cita kita, dalam hingar bingar kehidupan alam semesta.

Berusahalah selalu jujur pada diri sendiri dan berdamai dengan jiwa. Tersenyum dan tetap ceria. Rasakan tiap bahagia yang mengalir dalam tubuh kita. Dengan begitu tiap impian yang hancur, tiap keadaan yang tak berjalan sesuai rencana, kita tetap bisa merasakan indahnya dunia.