Dia yang tak pernah meninggalkanku

 

My life’s been hard lately. Terlalu banyak kejadian buruk menimpaku, menggoyahkan imanku. Sempat aku berpikir benarkah Tuhan menyayangiku. Kenapa dia begitu suka mengujiku, bermain dengan kesabaranku. Memang bukan cuma sekali aku dirundung masalah yang datang tak henti-hentinya. Seingatku ini adalah kali ketiga. Dan aku pun telah berkali-kali berjanji tidak akan mudah tenggelam dalam lubang kosong yang terus menganga dalam diriku.

 

Tapi aku tetap manusia biasa yang penuh dengan batasan. Sekuat-kuatnya aku bertahan dalam terpaan masalah, sewaktu-waktu aku juga bisa goyah. Dan kadang memaksakan diri berpura-pura untuk kuat cenderung lebih menyakitkan ketimbang membiarkan diri larut dalam kesakitan.

 

Aku akui aku tidak fokus belakangan ini, hidupku terasa hambar. Cenderung kosong dan tanpa gairah. Sapa yang rela kehilangan begitu banyak hal berharga dalam waktu bersamaan. Bohong kalo aku bilang aku tidak sedih akan suatu kehilangan, tapi aku bersyukur pernah memilikinya. Karena Tuhan pasti akan menggantinya dengan yang lebih baik.

 

Aku benar-benar merasa sendiri, tiba-tiba saja aku merasa semua orang pergi seakan tak peduli akan keterpurukanku. Aku diserang dari berbagai sudut pandang atas semua tindak kebodohan yang aku pun sebenarnya tak ingin melakukannya.

 

Kepala ini masih dipenuhi pertanyaan-pertanyaan tak terjawab. Dada ini masih sesak dipenuhi emosi-emosi yang tak terluap. Lalu keluh kesahku mengambang pada siapa?! Bimbang aku gamang, risau aku resah, gundah aku lelah.

 

Tapi semua orang boleh pergi, semua orang boleh tidak peduli. Justru dalam keadaan seperti inilah aku tau siapa yang tak pernah meninggalkanku. Walaupun berkeluh kesah pada-Nya tak mendapatkan tanggapan, tapi bisa membuat hatiku teramat sangat tenang. Karena memang Dia Sang empunya kehidupan, Dia yang memberiku cobaan.

 

Ya Tuhan, aku berserah diri pada-Mu, kuatkanlah hatiku untuk setiap ujian yang Kau beri padaku. Aku yakin Kau punya cara yang indah untuk menyembuhkanku