Tuhan Yang Maha Esa itu beragama apa ?!

Banyak orang yang bilang agama adalah pilar utama dalam hidup. Selain itu agama juga merupakan identitas kita di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Maka dari itulah agama menjadi hal yang sangat crusial ketika diperdebatkan soal perbedaannya.

Sebenarnya jika boleh dianalogikan, agama ibarat SIM card handphone. Beraneka ragam, tetapi tetap satu tujuannya yaitu komunikasi. Mungkin kita akan merasa lebih nyaman ketika berkomunikasi dengan provider yang sama, alasannya beragam, mulai dari bisa bicara sepuasnya, lebih mudah tersambung, dan yang utama tarif lebih murah. Walaupun agak-agak susah tersambung dan mengeluarkan biaya ekstra, tapi bukan tidak mungkin kita melakukan telepon beda provider untuk komunikasi.

Sama halnya dengan SIM card, agama juga beraneka ragam. Yang diakui di negara kita saja ada lima, entah ada berapa jenis agama lagi yang ada di dunia. Dari sekian banyak agama tujuannya tetap satu yaitu beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada satu ajaran agama manapun yang mengajarkan untuk membeda-bedakan umat Tuhan, karena pada hakikatnya kita semua sama dihadapan Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam hubungan sesama manusia, memiliki keyakinan yang sama memang akan memudahkan segalanya, namun bukan berarti kalo beda tidak dapat berjalan beriringan dan bersama. Hanya sikap toleransi yang diperlukan, karena tidak ada agama yang salah ataupun yang benar. Agama selalu mengajarkan kebaikan dan kasih sayang. Walaupun terdapat perbedaan, itu cuma tata cara dan teknisnya saja. Intinya tetap beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa.